14 5 / 2012
cerocos saya
“Tampak semua berbeda. Raut dan matanya. Tidak ada sinar. Apalagi rindu. Ia punya dunia sendiri yang aku pun tidak tahu.
Mungkin sama-sama lelah. Dan berjuang tidak bisa satu arah. :)
Manusia bisa berubah begitu cepat mungkin kamu cepat pergi karena saya tidak kunjung berubah.
Saat tepat untuk pergi. Ia tidak lagi tertawa karenamu dan tampak tidak bahagia. Jangan paksakan :’)”
Beberapa penggalan tulisan orang yang sangat saya kagumi di twitter. Awalnya gak percaya, tulisan ini bukan berupa sebuah “penggalauan massal” yang selalu dia dan pacarnya lakukan di twitter kayak biasanya.
Ini bener² penggalan emosi dari apa yang dia rasain. Rada gak rela sih kalau pasangan ini harus pisah.
Oke, rada aneh sih yah, mereka yang ngejalin ngapa gue yang repot??? *err*
Gak gitu juga sih, tapi, kadang kita bisa kaget setengah mati kalau liat pasangan yang keliatannya langgeng² aja tetiba harus break dan semua nya keliatan banget di twitter.
Karena gue adalah si kepo yang kurang kerjaan, jadi ya gue iseng aja gitu periksa² temlen mereka, apa yang mereka tulis, siapa yang gak bales mention siapa. Walaupun abis itu jadi gue yang gegalauan di kamar.
(!’>_<)”_\ *pentung diri sendiri
At least, gue jadi tau sedikit masalahnya. Dan kalau flashback ke tulisan-tulisan mereka sebelum bermasalah begini, ngeliat foto-foto mereka yang suka di share di twitter *honestly, im jealous with them, really!”
Gak percaya aja gitu.
Mungkin gue bisa aja nganggep masalah yang bikin mereka begitu itu masalah sepele, tapi kan mereka yang ngejalanin, mereka yang tau batasan kesabaran masing-masing.
Kita bisa aja bilang “kok putus? Kok gitu aja dipermasalahkan?” But you don’t really know what they feels.. Hmmm
Mereka itu satu diantara tiga pasangan yang selalu gue ikutin timeline nya di twitter. Banyak belajar juga dari buah tangan mereka, karena bisa dibilang, dari rasa sakit yang sering mereka rasakan, bisa jadi pelajaran berharga bagi orang lain yang membacanya, salahsatu nya gue.
Tapi mereka kan juga manusia biasa, bukan avengers *halah*, bisa egois, childish, atau sifat-sifat lain yang kadang-kadang tanpa sadar keluar gitu aja.
Orang yang tadinya sabar dan bijak banget bisa tau-tau marah-marah di jejaring sosial. Orang yang tadinya twit nya selalu jadi hiburan, bisa jadi galau dramatis.
Sama juga kayak pasangan kita, kita gak bisa menuntut mereka untuk bersikap seperti apa yang kita mau. Karena kita dua orang berbeda, yang mencoba untuk bersama.
Dan ketika satu saat Tuhan menunjukkan jalan untuk kita berpisah, ikutin aja, karena kita gak akan pernah tau ada apa diujung jalan kita, siapa tau ada persimpangan yang membuat kita bersama lagi?
Sekali lagi, percaya, Tuhan selalu memberikan yang terbaik. Walaupun itu rasa sakit sekalipun. :)
14 5 / 2012
doa
*tulisan yang harusnya diposting waktu saya ultah.. heuheu
Mon, Feb 27, 2012 | 12:18:22 AM
Dalam sebuah doa, kamu pasti meminta sesuatu, menginginkan sesuatu, berharap suatu hari kata² ajaibmu yang berakhir dengan kata amin akan terwujud.
Dalam sebuah doa, ada satu harap yang teramat besar, dan mungkin ada orang lain yang disebutkan.
Dalam sebuah doa, biasanya kita memuji Tuhan, berharap Dia akan senang lalu mengabulkan doamu.
Dalam sebuah doa, biasanya kita memelas kepada Tuhan, berharap Dia akan iba lalu mengabulkan doamu.
Tapi kali ini aku tidak ingin berdoa, tidak juga ingin meminta. Karena setiap saat tanpa ku pinta, Kau selalu memberi yang terbaik dan yang terindah. Karena Kau selalu memberiku orang-orang yang selalu mengucapkan doa baik dalam hidupku.
Aku dengan segala kekuranganku hanya ingin mengucapkan terimakasih dan bersyukur.
Terimakasih untuk hari-hari kemarin dengan segala hikmah indah dari-Mu Tuhan.
Terimakasih untuk hari ini, hari special kalau kata mereka.
Terimakasih untuk hari-hari kedepan nanti bila saya masih diberikan kesempatan untuk melewatinya,
Terimakasih untuk semua orang yang datang dan pergi dalam hidup saya.
Terimakasih Tuhan. ☺
Happy Birthday Regina Harumningdian Tanifan. ☺
14 5 / 2012
LDR ??
Kata mereka,
“yang deketan aja banyak yang selingkuh, apalagi yang jauh trus LDR ?”
Well , justru krn kalimat itu aku akan ngasih kepercayaan penuh sama pasangan ku.
Pertama, ya itu, karena saya tipe orang yang gak suka kalau ada yang gak percaya sama saya.
Kedua, curiga itu capek, beneran deh. Kamu yang seharusnya bisa adem ayem mikirin hal lain yang lebih berguna, malah sibuk nyurigain pasangan kamu dengan segala kemungkinan buruk.
Mungkin kamu gak merasa capek yah, cuma saya kok capek yah… Pikiran jadi kesana kemari dengan berbagai kemungkinan negative tentang pasangan„,
Kalau memang dia begitu yaa bagus, jadinya kamu bisa mengakhiri ‘ketidakcocokan’ ini.
Tapiiiiiii sialnya, kalau dia gak begitu ? Weww, at least saya yakin hubungan kalian malah jadi bermasalah.
Pikiran lelaki itu beda dengan kita yang cuma mikirin saat ini. Kebanyakan lelaki itu cari pasangan untuk ke depan, mereka bakal mikir 2x kalau pasangannya gak percaya sm mereka padahal, ini baru memasuki saat pacaran.
Ketiga, Kalau percaya sm orang yg kamu sayang aja gak bisa, gimana mau percaya sm orang lain ?
Percaya sm orang yang kamu pilih jadi orang yang bakal kamu bagi susah dan senang nya hidup kamu aja gak bisa, apalagi sama temen misalnya ? :)
Tapi semuanya kembali ke diri masing-masing yahh , mau bikin hidup kamu jadi susah dan penuh aura negatif, atau hidup penuh syukur dan positive thinking … :)
10 5 / 2012
Zarry Hendrik: Semoga Tidak Kamu Lagi
Ada rasa sedih saat melihatmu bahagia. Bukan karena aku tidak ingin kamu bahagia, melainkan karena bukan aku yang membahagiakanmu. Itu menyakitkan, seperti pukulan yang sebenarnya ingin buatku tersadar. Mungkin ini waktu untuk aku terpuruk, supaya aku dapat melihat Tuhan memakai kenangan ini…
Permalink 180 notes
29 4 / 2012
Love, Life.: Lari
Ratusan hari.
Dan rinduku tak juga menyederhana.Seandainya bisa memilih, aku tak pernah ingin jatuh cinta padanya. Pada satu titik aku tahu jatuh cinta hanya akan membuatku terluka lagi.
Aku masih ingat apa yang kuucapkan pada diriku sendiri. Di penghujung musim kemarau dua tahun yang lalu….
Permalink 4 notes
15 2 / 2012
"bukalah hatimu ketika dia memang sudah bersedia,
ketika dia mengatakan padamu,
dia siap untuk mencinta lagi."
